[Review] SEVENTEEN – 17 Wortel?

Yuhuuu, gue masih menaruh hati dengan SEVENTEEN ini, sebenernya postingan ini mau membahas beberapa track dalam mini album 17 CARAT. Kenapa judulnya gue namain 17 Wortel? Awalnya, gue nggak berusaha untuk mencari tahu lirik sebenarnya dari lagu “Shining Diamond”. Gue fikir, lirik Seventeen Carat itu adalah Seventeen Carrot karena kedengarannya memang kayak gitu. Tapi gue fikir-fikir lagi, ah masa cowok-cowok ini nyanyi diatas panggung ganteng-ganteng gini bahas wortel? Mana lagunya asik banget terus tiba-tiba nyebut wortel kan maha nggak lucu. Yagak? Eh, akhirnya gue fikir mungkin liriknya itu bukan carrot, tapi carat sesuai dengan judul albumnya. Dan ternyata nggak hanya kuping gue yang ngerasa kalau si Carat terdengar seperti Carrot. Banyak yang bilang gitu sampai-sampai ada yang berspekulasi bahwa nama fandom untuk seventeen adalah Carrot gara-gara lirik “Shining Diamond”.

Dalam mini album 17 Carat ini, ada lima lagu yang semuanya emang gue rasa enak untuk dinikmati. Dua lagu full member dan tiga lagu untuk sub-unit mereka. Performance, Vocal, dan Hip-Hop. Jujur ya, strategi yang dipakai dalam track album ini (dengan memisahkan lagu untuk setiap unit) idenya brilian banget. Dengan member yang banyak kayak Seventeen, kalau semua lagu dinyanyikan semua member, gue yakin kalau ada beberapa member yang part nya Cuma seupil dan itu nggak adil dong. Setiap member pasti pengen banget untuk menunjukkan bakat mereka. Dengan dibuat lagu persub gini, maka part tiap member dalam setiap lagu, jadi lumayan banyak dibandingkan satu lagu dibagi tiga belas orang.

Oke, gue akan membahas tentang masing-masing lagu dalam mini album ini. Yang seperti biasa, kebanyakan adalah ocehan serba nggak penting gue yang banyak sekali mengandung opini.

  1. Shining Diamond

Di track pertama ada “Shining Diamond”. Kalau nggak ada “Adore U” yang menjadi title track, mungkin lagu ini alternatif kedua untuk menjadi title track. Gue suka banget sama lagu ini. Terlepas dari kontrofersi antara Carat dan Carrot, lagu ini emang enak dinikmati buat menyemangati diri. Lumayan jingkrak-jingkrak sih. auranya lebih Cool daripada Adore U yang Cute banget. Lagu ini dibuka dengan suara-suara berbisik kemudian diteruskan dengan rap Vernon yang pas menurut gue. Reff suara DK juga kuat banget gue suka banget pokoknya. Arti lagu ini juga sombong-sombongnya mereka, yang mereka bersinar kayak diamond lah, semacam itu. High note Seungkwan juga bagus dan nggak terlalu ngotot sih. karena lagu ini emang butuh nada-nada tinggi.

  1. Adore U

Seperti yang gue bilang diatas, lagu ini punya aura cute. Jingkrak-jingkrak tapi jingkrak-jingkrak unyu. Nggak kayak Shining Diamond yang harus narik rambut Mingyu keatas, lagu ini cukup dengan poni lurus sambil bisik-bisik kedip-kedip manja ala Dino di kamera. Seperti itu perumpamaannya (perumpamaan macam apa). Lagu ini rame dan ceria sih. cocok didengarkan kalau hati lagi berbunga-bunga semangat riang gembira.

Lagu ini diawali dengan suara S.Coups dan Vernon, kemudian lanjut dengan bisikan maut dari Jun. Lanjutnya lagi bisikan maut dari Mingyu sambil senyum-senyum sok manis didepan kamera sambil nunjukin gigi yang sangat gue sayangi itu. Dari Shining Diamond hingga track ini, gue menemukan part bisik-bisik, kenapa harus bisik-bisik, sih? ini rahasia aja antara aku dan kamu? Oke, ditampung (apaan). Tapi dari semua lagu, lagu ini emang yang tercocok menjadi title track.

  1. Ah Yeah

Melihat judulnya, pasti langsung nyantol ke “Ah Yeah”nya EXID. Nggak dong, masa kamu-kamu mau lihat Wonwoo, S.Coups, Vernon, dan bebi Mingyu goyang-goyang pinggul. Lagu ini khusus dipersembahkan oleh tim Hip-Hop. Bagi yang suka sama lagu yang full rap, lagu ini cocok banget untuk didengarkan. Rap membernya pas banget dan asik. Menurut gue, poin penting lagu ini ada di “Got no feel Got no feel. I’m turn up I’m super turn Up” partnya Mingyu sama Vernon. Setiap part itu, gue suka niruin karena liriknya mudah dan nadanya asik juga. Pokokya lagu ini asik banget nggak hanya buat yang suka lagu rap-rap-an. Yang suka lagu yang nggak rap-rap-an juga harus coba dengerin. Performnya sih sederhana banget karena menurut gue banyak freestyle. Cuma nunjuk-nunjuk, rentang tangan, senam kalik. Performnya asik banget gue suka. Untuk di track ini nggak ada bisik-bisiknya.

  1. Jam Jam

Lagu ini dipersembahkan dari Performance Team yang terdiri dari Hoshi, Jun, Dino, The8, dan tambahannya Vernon. Ini Vernon muncul aja dimana-mana, padahal dia aslinya tim Hip-Hop, tapi yaudah sih orang ganteng terserah deh ya. Karena dipersembahkan oleh Performance Team, tentu dong lagu ini lebih mengutamakan gimana untuk di performkan. Walaupun lagunya emang aslinya enak, tapi nggak banyak mengandung lirik di reffnya. Reffnya cuma instrumen yang super asik buat joget. Lagu ini mengingatkan gue sama Sick atau Dope atau Jeollonya BTS. Reffnya sungguh berisik dan minim vocal. Cuma bisikan “ye ye” atau “Burn dirty dirty jam jam”. Tapi itu yang membuat gue suka. Gara-gara reff yang semacam itu, presentase pendengar untuk joget waktu reff sangatlah tinggi. Hahaha. Sama kayak Dope nya BTS, awalnya gue nggak menaruh minat yang besar sama lagu ini. Tapi setelah itu, karma datang dan akhirnya pun gue kecanduan sama lagu ini. Dan performnya bagus sih. Daripada lagu dari sub yang lain, “Jam Jam” ini koreografinya paling berat. Untuk artinya, gue bingung sih maksud dari lagu ini apa. Liriknya kotor-kotor, selai. Gue nggak ngerti. Mana ada part bisik-bisik lagi. Hufty.

  1. 20

Lagu ini paling santai dan selow dari track lainnya. Dipersembahkan oleh bebi joshua, Seungkwan, DK, Woozi, dan Junghan dari Vocal team. Karena Vocal team, otomatis dong yang ditonjolkan vocalnya. Gue suka banget sama openingnya. Genjrengan gitarnya ituloh, serius. Bikin baper. Lagu ini pas didengarkan sore hari atau kalau pagi-pagi pas gerimis sambil minum teh anget. Atau kalau lagi duduk-duduk di depan kelas sambil memandang gebetan EA. Nggak juga sih sebenernya ngarang aja itu. Tapi lagu ini tipe gue banget. Suka banget sama lagu macem gini pokoknya gue sukaaaaa.

Yah, selesai gue membahas isi dari album 17 Carat. Gue akan menarik simpulan dari tulisan diatas.

  • Tiga dari lima lagu, mengandung part yang bisik bisik
  • Lagu ini mencakup lumayan banyak genre. Yang suka lagu cool, unyu, full rap, berisik, menenagkan, ada semua kecuali ballad galau.
  • Semua lagu di album ini enak
  • Dianjurakn juga melihat performnya di tiap-tiap lagu. Yang kecuali Shining Diamond dan Adore U (yang emang ditampilkan untuk comeback) bisa lihat di showcase.
  • Baru-baru ini gue geregetan sama Dino apalagi di Adore U yang partnya Joshua. Pengen gue pites.
  • Enaknya lebih ke Joshua atau Mingyu? Gue belum menentukan. Mereka berdua sama-sama euuuh.
  • Ingatkan gue untuk tidak terlalu menyukai gigi Mingyu lebih dari pemiliknya.
  • Kenapa pointnya jadi kayak gini?
  • Terusin sendiri lah
  • Pokoknya semua lagu di album ini recomended banget
  • Selesai

Byeee~~~

wp iidonghae

Iklan

One thought on “[Review] SEVENTEEN – 17 Wortel?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s