[Cuap Cuap] Kecewa dengan Produce 101 Season 2

 

Sebenarnya PD101 season 2 sudah dari (agak) dahulu tamat. Bahkan Wanna One udah mulai pemotretan, penentuan nama fandom, dan lain sebagainya. Dan kemarin setelah diumumkan siapakah 11 besar yang akan debut dengan nama Wanna One, media sosial gue heboh, gonjang ganjing, semuanya pada protes kenapa si ini nggak debut, kenapa si itu nggak debut, dan kenapa biasnya nggak debut. Sesungguhnya, gue pun kecewa, ada beberapa orang (?) pilihan gue yang nggak debut. Tapi ya gimana lagi.

Gue mau menekankan kalau kekecewaan ini lahir dari gue pribadi, seseorang yang menikmati Produce 101 dari season satu hingga dua, yang nggak ada pengalaman bermusik, bukan juga pengamat musik yang berasal dari Indonesia, atau sebut saja International Fans. Jadi nggak usah terlalu dibaperin karena seperti postingan gue biasanya, akan penuh dengan opini dan ketidakjelasan.

Sebenernya keheranan gue ini terjadi ketika beberapa orang yang menempati peringkat 11 besar, perubahannya selalu drastis, walaupun ada beberapa peserta yang emang konstan nangkring di posisi atas. Sebenernya bukan heran sih, lebih tepatnya emang feel (?) nya beda, nggak kayak waktu gue menikmati Produe 101 Season 1. Yang kedua juga terjadi ketika banyak ranking A yang nggak dapet perhatian, jadi walaupun mereka di peringkat A (yang dianggap berbakat oleh juri di awal) votenya dikit. Hal ini juga menurut gue agak berbeda kayak yang season satu.

Kembali kita flashback ke season satu, beberapa kali memang yang menempati 11 besar emang juga berubah-ubah, tapi menurut gue, perubahannya nggak se-drastis yang season dua. Kalau gue simpulkan sendiri sih, semakin drastis perubahan-perubahan yang terjadi, maka menurut gue makin labil gituloh (apasih). Jadi bagi gue, kemampuan peserta gue bilang rata-rata aja, dari visual, vocal, atau dance. Kalau gue ngelihatnya sih kayak susah untuk memilih yang terbaik dari yang udah baik-baik. Karena sulit, kemampuannya rata-rata (entah ini dalam konteks yang baik atau sebaliknya). Ini menurut gue aja sih. Kalau di season satu, perubahan peringkat yang terjadi nggak sebegitu anjlok banget, jadi emang seakan para national producer (yang voting lahya) udah punya pandangan mana yang emang terbaik dari yang udah baik-baik, jadi penyaringannya gampang. Karena udah kelihatan banget.

Yang kedua, di season satu yang peringkat A kebanyakan emang peringkat hasil vote dan lain sebagainya juga di atas. Jadi emang imbang. Ketika mereka emang punya kemampuan, juga visual, mereka masuk peringkat A dan vote mereka tinggi. Semuanya pas. Menurut gue disini emang beda banget sama yang season dua. Banyak trainee yang kayak misah-misah gituloh. Maksud gue ada yang udah peringkat A aja, tapi karena visual kurang vote jadi kurang (misal). Ada yang visual oke, tapi kemampuan average vote banyak (misal 2). Menurut gue sih itu perbedaannya.

Jujur aja, di season satu, pas terpilih 22 besar, gue merasa emang banyak banget yang mampu dan visual oke kayak emang most of them layak untuk debut. Tapi ketika Sohye keluar sebagai salah satunya, jujur gue sempat shock dan kecewa sampe gue ngomel sendiri juga dukung beberapa komenan sinis di pann (maafkan gue). Dari sekian banyak trainee yang mampu dan cantik, harus banget Sohye yang keluar sebagai pemenang? Saat itu gue yang OH MY GOD (jangan bully gue). Walaupun banyak yang bilang kalau dia improve her skill atau apalah. Dulu gue juga tentu dong punya jagoan untuk masuk 11 besar, tapi ketika yang gue jagokan ngga masuk dan diganti oleh yang lain, yang memiliki kualitas dan visual hampir sama, jujur gue terima-terima aja. Karena yah, mereka emang hampir sama. Tapi hal itu berkebalikan di season dua.

Tidak seperti di season satu, banyak hal menurut gue yang kurang gue terima di season dua ini. Entah karena kenapa ya, apa ini Cuma perasaan pribadi gue yang pengen beberapa orang pilihan gue masuk 11 besar atau gimana, Cuma sebenernya BUKAN ITU YANG MAU GUE TEKANKAN DI SINI.

Terus kalimat panjang di atas buat apa?

Oke balik

Kembali ke kenapa kemaren emang banyak banget yang ngerasa nggak terpuaskan dengan hasil final 11 besar? Bahkan dulu gue sempat cari keyword di twitter (tentu bahasa inggris) yang berhubungan dengan PD 101 Season 2 buat survey (halah) apa yang dipikirkan oleh orang-orang. Banyak yang bilang negatif mnet ginilah, gitulah. Banyak juga yang bilang rasis lah. Banyak juga yang pasrah dan minta maaf ke idolanya karena votenya nggak sebanyak fans lain.

Dan gue yang… heran!

No, bagi kelyan fans Internasional yang ngerasa bersalah dan minta maaf ke idola kalian karena vote yang dikasih nggak cukup banyak? Hell NO! (ko gue ngerasa alay banget nulis kalimat ini)

Jadi simpulan gue, banyak orang-orang yang melayangkan protes adalah karena tidak diberikannya kesempatan bagi International fans untuk voting. SEHINGGA timbullah ketidakpuasan tersebut. menurut gue sih, mungkin, ketika kita diberi kesempatan untuk voting, dan emang idola kita ga masuk, okelah kita tahu kalau kita emang nggak punya cukup banyak vote (?) dibandingkan dengan yang lain sehingga ya wajar ga masuk. Lah kalau nggak dikasih kesempatan sama sekali? Lah terus gimana?

Gue juga sempat bingung kenapa kita (kita???) nggak diberi kesempatan sama sekali. Walaupun gue hanya sebagai seseorang yang bisa lihat mereka dari layar laptop dan modal wifi kampus, gue bukan orang dalem mnet yang tahu latar belakang adanya aturan seperti ini, gue bener-bener heran sama sistem yang diberlakukan. Ada yang bilang kalau itu kan “National Producer” bukan “International Producer”? NO! PD 101 Season 1 aja melibatkan Intl fans juga lancar-lancar aja. Ada juga yang gue paling heran adalah, ada yang bilang semacam “biar fans korea aja yang milih, karena mereka yang lebih tau mana yang cocok” (nggak persis gini sih kalimatnya gue lupa juga nggak gue ss). Terus gue yang hmmm… sangat heran. Jaman sekarang, musik korea itu bukan Cuma musik yang hanya bisa dinikmati secara nasional. Beberapa chart kpop yang masuk Billboard di banyak negara pun dipengaruhi oleh banyak hal. Konser sampai ke negara-negara lain bahkan di luar asia pun udah banyak digelar dan beberapa orang masih mikir sesempit itu? HELLO!  (maafkan bahasa gue)

kalau mikirnya emang selalu ke selera nasional, ya kapan keluarnya, kapan tembus internasionalnya. Bagi gue, selagi nggak merusak cita rasa (?) per-kpopan sih gamasalah. Sekarang banyak kan grup yang selalu menang acara musik bahkan triple crown, tapi konser overseas aja belum. mungkin, MUNGKIN itu juga salah satu dampak kalau emang selalu memenuhi pasar nasional tanpa memperhatikan apa yang lagi in di luaran sana, dan lain sebagainya.

Jadi kembali lagi, munculnya banyak protes tersebut ya karena merasa tidak adil itu. Ya, gue rasa. Coba kalau kita diberi kesempatan yang sama untuk vote? Bisa jadi protes yang ada bisa berkurang.

Kembali ke intro gue tadi, gue sempat nyinggung masalah Sohye yang dulu gue gasuka. Terus akhirnya pun gue mikir kalau tiap manusia punya jalannya masing-masing (duh) begitu juga Sohye atau trainee lainnya. Dan kembali lagi hal itu pun berlaku pada member di season dua (yang dari tadi nggak gue sebutkan siapa). Mau masih banyak yang punya kemampuan lebih atau gimana, toh mereka juga tetap punya jalannya masig-masing. Siapa tahu, tanpa masuk Wanna One, karirnya tetap melunjak. Walaupun kalian nggak puas sama membernya, atau bias kalian nggak masuk, terima aja. Semua udah punya jalannya masing masing. Toh kalau Wanna One debut juga ngikut suka kan? WKWKWK (pengalaman gue ini)

Mungkin itu aja sih kekecewaan yang mau gue sampaikan ke kalian, dimana gue merasa mnet tidak adil (?) karena tidak memberikan gue kesempatan untuk voting, sebagai intl fans. Selebihnya, mau bias gue masuk atau gamasuk 11 besar, semua udah punya jalannya. OKE.

Itu aja kali ini. Gue pamit dulu.

Maaf kalau ada salah kata. Sampai jumpa di postingan gue selanjutnya!!!

Byeee~~~

Iklan

One thought on “[Cuap Cuap] Kecewa dengan Produce 101 Season 2

  1. Mau comment lagi nih hehe
    Iya nih sama aku juga kecewa sama mnet khususnya ya tp pada awalnya aja sih, makin kesini iya bner kata km yah terima aja lah toh itu takdir mreka menang or ga. Pas ep 11 itu deg degan bgt sumpah nontonnya, dari awal berharap samuel, youngmin sama smua anggota nuest bisa didebutin eh ternyata cuma minhyun doank hiks
    Tapi tak apalah, itu kan udah jalan mreka masing2, samuel skrg juga udh debut, youngmin jg udh mau debut terus nuest juga finally comeback kan. Lebihnya lagi seneng bisa liat mreka sepanggung meski di grup berbeda, apalagi pas wanna one menang kmrn2 itu, bnyk interaksi mreka sama ex trainee pd1O1 lain kyk taehyun hotshot terus woojin the east light terus samuel apalagi pas mcountdown itu huaaa wanna one plus nuest w interaction
    Oke sekian curcolan dari saya juga wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s