[FF] Kookies – TEMAN BARU

[FF] Kookies – TEMAN BARU

Cast: Jungkook, member BTS, Winwin SMROOKIES

Genre: Comedy garing, ngawur, friendship

Rating: PG-12

Length: drabble – Serial

Writer: iidonghae (@iidonghae98)

Disclaimer: Jungkook milik yang berhak memiliki termasuk saya. Semua setting milik saya. Maaf kalo ada kesamaan ya nggak sengaja. Ff ini Cuma buat hiburan. Maaf tidak memakai EYD. Typo itu penyedap.

===

Jungkook masuk sekolah dengan hati yang riang gembira. Karena sekian lama dia nggak masuk sekolah karena harus memenuhi jadwal BTS yang super padet. Maklum, sekarang udah jadi artis ibukota. Manggungnya kemana-mana.

Jungkook jalan dengan santai menyusuri koridor sekolah. Hatinya udah begajulan karena dia udah mikir pasti temen segengnya alias Ilhoon sama Ricky bakal menyambut dia dengan penuh keabsurdan. Walaupun ganggu banget dan biasanya malah pengen Jungkook hindari. Hari ini, Jungkook malah kangen sama keabsurdan sohibnya itu.

Jungkook udah was-was lihat kanan kiri. Terutama di pojokan. Soalnya Ilhoon sama Ricky suka nyempil di pojokan (dikira setan apa). Tapi Jungkook akhirnya sampai kelas dengan selamat. Beneran nggak terjadi apa-apa. Dia duduk dengan damai dan tentram. Harusnya Jungkook seneng, tapi dia heran kok hyung-hyungnya itu nggak nyambut dia, kan Jungkook udah lama nggak masuk. Apa mereka nggak kangen?

Sembari menatap keluar jendela (tsah), Jungkook mikir, dan ternyata ia sadar kalau dua hyungnya itu udah lulus. Jungkook mulai sedih. Udah nggak ada lagi geng Kookyl di sekolah. Padahal Ilhoon dan Ricky adalah teman Jungkook yang paling akrab. Jungkook gak punya temen akrab lagi selain mereka.

Ditengah-tengah lamunan Jungkook, seseorang nepuk-nepuk pundak Jungkook dari belakang. Otomatis Jungkook menoleh. Jungkook lihat sosok yang tinggi, putih, mancung, punya double eyelid, tapi sayang kok cowok.

“kamu Jungkook, ya?”

“iya gue Jungkook” dalam hati Jungkook membatin. Ya masa jaman segini ada yang nggak kenal sama gue. Kecuali nggak punya TV.

“Aku Winwin. Baiklah, aku akan menjelaskan semuanya. Jadi aku adalah murid pindahan, selama kamu tidak masuk sekolah, aku diutus ibu guru untu duduk di bangkumu sampai kamu masuk sekolah. Lalu sekarang kamu sudah masuk sekolah, kemudian apa yang harus kita lakukan?” balas Winwin dengan bahasa Indonesia Korea super baku ala cerita di kitab sejarah.

Alis Jungkook udah naik turun, hampir aja dia buka kamus besar bahasa Indonesia Korea karena bahasa yang dipakai si Winwin aneh banget. Bahkan guru bahasa dia nggak separah itu. Mana nama si Winwin super abusurd bagi kuping Jungkook.

“baiknya engkau pergi saja. Aku masih lelah dengan rumitnya kehidupan yang mecekam” Jungkook bales Winwin dengan bahasa yang sok-sok antara masih mau belajar bahasa apa niru gaya bikin liriknya Repmon.

“tapi dimana lagi aku harus duduk?” bales Winwin lagi-lagi bikin kuping Jungkook gatel. Jungkook hampir mau buka tempat bimbel bahasa remaja gaul yang baik dan benar.

“Anj*** tanya mulu lo kayak dora. Pergi nggak! Ganggu banget!” bentak Jungkook beserta seperangkat pelihraannya yang bikin Winwin pelan-pelan menuju pojokan belakang kelas sambil menekuk lutut.

Jungkook lanjutin perenungannya sepeninggal Ricky dan Ilhoon. Dia masih galau banget karena dia nggak punya lagi temen deket di sekolah kecuali mereka berdua. Jungkook udah nggak bisa bayangin kalau di sekolah tanpa adanya geng Kookyl. Pasti sepi banget.

Ilhoon dan Ricky udah diterima di Universitas yang mereka inginkan. Mau ketemuan aja susah banget. Dari yang upload foto-foto nggak jelas

‘eh gue lagi dijalan gue nemu truk bawa karung beras tinggi banget, agak oleng tau nggak’

picture

Atau

‘bangun-bangun ternyata kucing gue ngompol di kasur’

picture

Sekarang, ketemuan aja susah banget

‘hyung, besok minggu ke kafe biasa dong’

‘sori Kook, hyung banyak tugas’

‘tapi nyari yang ada wifinya ya Kook, sekalian nugas kuliah nih banyak banget’

‘:-)’

Jungkook sedih banget. Dia mulai nutup matanya biar air matanya nggak netes. Tapi yang ada malah bayangan wajah manis nan polos Winwin beberapa detik yang lalu nyapa Jungkook ‘kamu Jungkook, ya?’ dengan CG bunga-bunga dan filter agak-agak pink. Ditambahin efek slowmotion.

Akhirnya Jungkook sadar kalau udah bentak Winwin. Dia mulai jalan mendekati Winwin dan mengulurkan tangannya (ciyeee).

“sorry ya gue udah bentak-bentak. Pikiran lagi labil dan galau. Biasalah, anak muda. Yuk kita ke ruang guru aja”

Winwin menerima uluran tangan Jungkook (cielah) dan akhirnya mereka sama-sama ke ruang guru.

“loh Jungkook udah masuk?”

“ada Winwin juga?”

Seketika semua guru dan murid di kantor guru nyari sumber suara. Semuanya pada terpesona sama Winwin dan Jungkook. Gimana bisa dua cowok unyu-unyu berdiri berjajar pake seragam sekolah. Seunyu itu mereka dibandingkan muka author yang masih kalah sama upil mereka.

Akhirnya ibu guru bawain kursi satu lagi buat Winwin, dan Jungkook kembali duduk di bangkunya.

Karena sudah bel istirahat, Jungkook mau keluar kelas. Tapi dia mikir lagi. Kan nggak ada Ilhoon sama Ricky, dia galau lagi. Nggak bakal bisa rumpi lagi di kantin. Atau ngeramein lapangan liatin anak cewe latian cheerleader. Jungkook sedih lagi. Biasalah anak masih labil, galaunya berkepanjangan.

Tapi tiba-tiba ada seorang yang ngasih Jungkook permen karet. Si pengasih (?) duduk didepan bangku Jungkook.

“aku sudah menyiapkan permen karet ini sejak jauh hari. Dan baru kali ini aku sempat memberikannya. Aku sangat berterimakasih karena diperbolehkan untuk meminjam bangkumu” tanpa Jungkook lihat mukanya, dia udah tau kalau orang itu Winwin. Dari bahasanya, seantero sekolah nggak ada yang pake bahasa sebaku ini.

Dia cepet-cepet ambil permen karet yang dikasih Winwin, takutnya Winwin berubah pikiran dan nggak jadi ngasih. Jiwa maruknya muncul.

“sumpah ya Win, gue nggak suka banget sama cara lu ngomong. Nggak bisa santai dikit napa”

“aku masih belum lancar bahasa Korea. Maafkan aku”

“terus lo darimana? Kan ini udah mau ujian, masa lo masih baru pindah. Nanggung banget”

“aku dari China. Aku masih trainee. Jadi aku terpaksa pindah sekolah disini”

“masalahnya kan udah mau ujian nasional sih Win, kan nggak masuk akal banget”

Winwin diem ditempat. Dia nggak ngerti lagi harus ngomong apa ke Jungkook. Mana dia tau di korea udah mau ujian apa gimana.

“okedeh, lo akan gue ajarin bahasa korea yang gaul secara baik dan benar”

“benarkah?” Winwin excited banget. Sampe dia jejingkrakan sama bahasa bakunya.

“akhirnya ada yang mengajariku bahasa koreanya anak muda. Hyung-hyung di dorm biasanya menertawakanku saja dan tidak mengajariku. Terimakasih “

“lo mending diem deh Win. Lo bikin kuping gue geli lagi. Ohya, tapi nggak gratis”

“apa syaratnya”

“lo harus mau kalau gue ajakin kemana aja. Dan kalau gue mau apa aja lo harus iyain”

Jungkook modus jomblo nggak punya temen.

“deal”

#TBC#

Yuhuuu… sebenernya ini cerita terlalu singkat, iya gue tau… di otak gue, lanjutannya udah ada bahkan sampai beberapa episode ke depan. Oke pertama-tama gue akan curhat kenapa gue jarang posting sesuatu di blog ini.

FF ini idenya jauh sebelaum ada NCT LIVE IN SEOUL EP 1. Mau nulis, tapi gue juga mau nunggu NCT LIVE tayang dulu. Karena gue mungkin akan menjadikan acara itu sebagai referensi sebenernya sepolos apa sih Winwin? Apa Cuma mukanya aja? Apa dia beneran polos dengan Korea? Tapi… ternyata saat itu gue (dan semua NCT stan) merasa di php dengan tayangnya acara ini. Kemudian waktu beneran tayang, akhirnya gue nulis. Eh datang cobaan lagi. Ditengah gue menulis, 2 kali tiba-tiba Ms. Word gue langsung nutup. Dan dua kali juga gue menahan segala umpatan. Dan gue kembali nulis lagi dengan sisa-sisa ingatan kalimat sebelumnya. Terus mau lanjutin, eh udah puasa aja, tertundalah lagi karena gue ikutan pondok ramadhan selama setangah bulan. Sebenernya bisa aja gue bawa laptop. TAPI ya bayangin aja sih apa seluruh dunia nggak membatin yah gue bawa laptop di pesantren. Bisa aja gue nulis dari hape, tapi males juga, karena pasti typo nya jelas ganggu karena jari-jari gue segede timun mas /?. Akhirnya sekarang gue udah berada di rumah tercinta cek calon postingan blog cuma ada ini, jadi yaudah ini aja apa adanya di post. Masih agak mager untuk lanjutin, jadi di pause dulu. Tunggu di episode berikutnya bakal kayak gimana kisah Jungkook dapet temen baru.

Sebenernya gue ganti temen-temennya Jungkook di sekolah ini nggak teralu fokus juga kok, banyak episode yang gue nggak nayangin geng Kookyl juga, banyak juga yang masih fokus ke member BTS. Tapi temen-temen Jungkook di sekolah ini lumayan lah buat selingan. Karena gue lagi suka NCT yaudah deh jadi si Winwin nyempil.

Kenapa harus Winwin? HAHAHAHA yaampun, gue sebenernya nggak kepikiran member lain, tapi gue liat Winwin itu yang ‘ni anak polos banget mukanya’ jadi kalau sama Kookyl JK yang kena bully, kalo sama Winwin, si JK bisa jadi senpai. MERDEKA!.

Itu aja sih cuap-cuap tentang FF ini. Mengingat kayaknya lebih banyak cuap-cuapnya daripada Ffnya sendiri.

Penasaran kan apa aja yang dilakukan Winwin sama JK? Tunggu episode berikutnya!!!

Byeee…

wp iidonghae

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s