[Artwork] Menggambar Prespektif Kamar Tidur

Hallo semuanya, kali ini gue akan berbagi karya gue yang sebenernya tugas sekolah sih. udah lumayan lama, tapi baru sempat posting karena emang pengen posting aja.

Kali ini kategorinya nggak gue masukin tips karena emang gue nggak sedang memberi tips, gue cuma mau sedikit ngasih inspirasi aja gimana gue menggambar prespektif kamar tidur satu titik lenyap dan dua titik lenyap. Gue gambar ini inspirasinya dari gambar-gambar kamar cantik yang ada di google. Awalnya, gue nggak mau repot dengan cari gambarnya langsung (gambar prespektif kamar tidur) di google. Tapi gue mikirnya pasti bakal mainstream karena tugas ini dikasih untuk memenuhi nilai ujian praktik. Jadi satu sekolah gue (untuk anak IPA) bikin gambar prepektif kamar. Kalau gue nyari di google, pasti bakal ada yang sama kayak punya gue nantinya. Akirnya, biar nggak terlalu mainstream, gue cari foto kamar tidur yang sekiranya gampang digambar tapi bagus. Gue kumpulkan gambar-gambarnya dan gue modifikasi.

Oke ini dia gambar gue.

  1. Gambar Prespektif Kamar Tidur Dua titik lenyap

gue gambar itu inspirasinya dari gambar ini

bukan inspirasi sih, emang nyontek. hehehehe. tapi lumayan susah untuk buat 2 titik lenyap, beneran susah (bagi gue) karena narik garisnya dari pojok ke pojok. dan gambar gue diatas gue rasa nggak terlalu sesuai aka proporsional tau sendiri lah, kursinya miring, ranjangnya gede banget. guru gue yang liat ngiranya itu bukan kasur, tapi kompor. gue nggak papa kok >_<.

begini proses pembuatannya.

Begitulah prosesnya. Waktu cuma di pensil, gambarnya terlihat sederhana banget karena emang objeknya gede-gede jadi nggak terlalu detail dalam menggambarnya. Mewarnanya pun mudah soalnya kan gede-gede. langsung siram aja (WATTT!!!). gue bikin ini kebut semalem sekitar 7-8 jaman lah dari maghrib sampai sekitar jam 1 malem. Karena gue kalau gambar nggak bisa diulur-ulur. Kalau nyicil, pasti nanti makin males dan tangan gue rasanya udah beda /apadeh/.

Sebenarnya tugas gue ini disuruh bikin satu aja, tapi waktu itu setelah gue begadang semalem, ternyata saking baiknya gurunya, gambarnya nggak jadi dikumpulin karena anak-anak banyak yang belum kelar. Gue nyesel ngapain susah-susah begadang. Ditambah kita diajarin cara-cara mewarnainya. Gue makin hmmmm… Gambar diatas emang berdasarkan insting gue aja cara mewarnainya. karena gue nggak puas, gue gambar lagi.

2. Gambar Prespektif Kamar Tidur Satu titik lenyap

belum dikasih garis tepi -_-

dan di gambar kedua, gue mulai nggak mau main-main sama desainnya (?). Waktu mikirin desainnya, gue mikirin kira-kira gimana sih kamar yang gue pengen. Desain kamar impian gue ada apanya aja, warna yang gue pengen apa, jadi gue modif dari satu foto ke foto yang lain.

berikut beberapa foto inspirasi gue

gue hanya mengambil hiasan dindingnya saja
dasar semua gambaran

Sebenernya foto kedua yang paling banyak gue ambil karena emang bagus. Hehehe. Tapi karena disitu kamarnya sempit, sedangkan buku gambar gue gede, tengahnya pasti berlubang, dan akhirnya gue tambahin TV, kursi empuk, dan rak disamping tempat tidur, tembok belakangnya juga gue buat seakan punya pintu kebelakang. ada yang menjorok kedalam gitu.

Dibandingkan dengan gambar dua titik lenyap, gambar satu titik lenyap lebih mudah menurut gue. Karena kita cuma diarahkan ke satu titik. Jadi nggak terlalu ribet kayak dua titik lenyap. Tapi gambar kedua gue mungkin lebih terlihat rumit karena objeknya yang kecil-kecil dan otomatis pas ngewarna nggak bisa langsung siram (?).

ohya, ini dia proses pembuatannya

Dalam proses yang pertama waktu di pensil, gue nggak ngasih kursi empuk yang ditengah itu. Akhirnya gue pandang-pandang lagi kok tengahnya kosong banget, akhirnya gue tambahin si kursi merah. Gue menyelesaikan gambar ini nggak jauh-jauh dari gambar pertama, sama-sama sekitar 7-8 jam-an. Padahal gue kira gambar kedua ini akan lama.

Dari gambar satu dan dua, ada sedikit perbedaan dalam cara gue mewarna. Di gambar 2, pinggir-pinggirnya semakin kedepan, semakin putih. Tapi gambar pertama semuanya rata berwarna. Itu pelajaran yang gue dapet dari guru seni gue biar gambar prepektif lebih sedap dipandang mata.

Untuk pewarnaanya, gue (lagi-lagi) pakai Faber Castell Water Color karena gue nggak punya pewarna yang lain.

bukan endorse ya, tapi REKOMENDASI

Dibandingkan dengan pensil warna yang bukan water color sebenernya sama aja, cuma yang pakai air lebih tebel nantinya, jadi lebih nyala dan garang /?. Tapi kalau bisa pakai yang nggak pakai air, nanti kan akan ada kesan arsiran kasar gitu dan itu bikin gambar makin sedap dipandang karena nggak nge blok jadi satu warnanya.

Oke mungkin itu aja yang bisa gue bahas kali ini. Semoga sedikit banyak membantu. Kali aja dikasih tugas gambar prespektif kamar.

NB: Gue lupa banget nggak kasih kredit di gambar gue. Kalau mau repost atau share, tolong dikasih full credit ya 😉

Tenkyuuuu~~~ Sampai jumpa di postingan gue selanjutnya!!!

wp iidonghae

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s