[Cuap Cuap] Tempat-Tempat Greget dalam Cerita Fiksi

Holla, kali ini gue kembali bercuap-cuap. Dulu, gue pernah membahas tentang Karakter Fiksi Cowok Kece, sekarang bukan tokohnya lagi dong, tapi setting tempatnya.

Kalian-kalian yang suka baca fanfiction, cerpen atau novel teenlit pasti sering menemukan tempat-tempat yang pas banget untuk adegan-adegan romantis. Entah romantis atau yang lain lah ya pokoknya adegan yang gemesin gitudeh, adegan berdua gitu ehm. Kalian juga pasti sering membaca cerita-cerita yang pada dasarnya sama, dan baaanyak banget yang nulis, tapi pasti ujung-ujungnya ya beda. Gue ambil contoh nih cerita tentang hujan dan kopi. Pasti banyak banget yang pernah nulis dua tema ini. Tapi ya setiap penulis pasti dong punya ciri khas tersendiri. Sama kayak tempat-tempat yang mau gue bahas sekarang. Mungkin dalam novel, cerpen, atau pun FF teen banyak banget yang menggunakan tempat-tempat dibawah ini. Walaupun banyak yang pakai tempat-tempat ini, tapi tetep aja kalau ditulis atau dibaca, nggak akan membosankan. Ini dia daftar tempat-tempat yang bagus dalam FF menurut gue.

  1. Atap

Banyak banget tulisan-tulisan yang memakai atap sebagai setting. Kenapa atap ini sering dipakai? Menurut gue, atap ini identik sama atas. Kalau diatas, bisa lihat kebawah. Terus juga jarang kan orang yang nggak ada apa-apa tiba-tiba langsung ke atap, jadi atap ini jarang yang nempatin. Jadi identik dengan sendiri juga.

Atap ini sering banget dibuat semacam tempat pertemuan para tokoh. Seakan atap itu sudah menjadi markas si tokoh. Entah itu tokoh yang temenan atau yang nggak temenan. Atap juga pas buat menyendiri gitu, sambil menatap si crush yang lagi main basket dibawah EA. Tapi, atap ini paling greget kalau ditempatin cowok-cowok. Bukan bermaksud yang ehm ehm sih. maksudnya, atap ini pas banget kalau dipakai dua cowok yang lagi bicara serius. Ditemani semriwing angin, mereka bicaranya yang singkat-singkat, Cuma banyak keluarin napas. Terus sekali ngomong langsung nusuk dan penuh majas. Serius itu keren banget menurut gue. Atap ini nggak hanya atap terbuka sih, balkon yang ada di atas juga gue masukin atap sekalian. Pokoknya setting-setting yang diatap gini emang greget banget gue paling suka setting ini diantara yang lain.

  1. Halte

Halte ini setting yang sederhana banget menurut gue. Suka banget ada setting-setting yang dibawah halte bersama sang idaman. Sore-sore, nunggu bus dateng, eh tiba-tiba siapa nih duduk samping gue. Eh, si anu. Gitu. Terus yang hening lamaaa banget cuma bisa ngerasain sensasi luar biasa gara-gara duduk sebangku. DUH. Terus bisnya dateng, eh tiba-tiba si doi ngajak ngomong “eh, bisnya udah dateng” GILA GAK. Walaupun sederhana banget, tapi itu keren banget menurut gue. Kisah-kisah teen romance gemesin padahal no contact. Bisa juga pas nunggu bus agak malem terus hujan rintik-rintik, makin dapet tuh. Suasana gelapnya ditambah dinginnya ujan, becek juga. Kereeen. Bisa juga dibuat pas bisnya dateng, eh si anu yang disebelah tiba-tiba gandeng masuk bus. MATI LO MATI. Ya, pokoknya keren pokoknya halte ini sweet unyu banget. Atau perkenalan di halte juga bisa duh. Pokoknya halte ini bagus. Menurut gue, halte itu identik dengan menunggu dalam diam kalau lo sendirian. Yagitu, dan itu lucu menurut gue.

  1. Jembatan

Banyak banget adegan-adegan di atas jembatan yang menurut gue keren banget. Pagi-pagi duduk duduk di jembatan tali, yang berdua sama doi. Kakinya nggantung sambil makan gula-gula. Apalagi di jembatan kan anginnya semriwing gitu. Wah, menambah suasana kerennya. Bisa juga bersepeda melewati jembatan. Atau malem-malem berdiri sama doi di pinggiran jembatan sambil pegang kopi anget terus nembak di jembatan. BOOOMMM keren banget gasih (gue aja kali ya). Ngomong-ngomong serba hening di jembatan. Dingin-dingin gitu. Pokoknya keren lah.

  1. Pantai

Nggak tau kenapa gue sering banget jadiin pantai sebagai latar tempat dalam FF gue. Kalau udah ngebayangin pantai, pasti kebayang juga suara gemuruh ombaknya, semilir anginnya, berduanya, langitnya, duduk-duduk tanpa bersuara, sore hari bareng mega merah, bersepeda di pantai, DUH. Bagus banget. Tapi kalau di pantai malem-malem gue suka nggak ngeh sih. bayangan gue lebih kece waktu pagi sampai senja gitu.

  1. Taman Bermain

Taman bermain ini bagus dan lucu menurut gue. Gue jadi inget Dream High yang suzy sama taec. Unyu banget. Taman bermain itu kalau dihubungin sama masa kecil keren banget gaksih. Entah itu flashback sama doi yang dulu jadi temen waktu kecil, atau salah satunya yang flashback entah sama keluarganya atau apa terus yang lain nenangin. MATI MATI. Dan yang paling sweet itu di bianglala berdua. Terus di depan komidi putar sambil makan gula-gula. Bisa juga nyari boneka. Lucu banget gasih, walaupun udah mainstream, tapi adegan-adegan di taman bermain itu emang sweet sih.

  1. Warung Kopi

Eaaa. Warung kopi nih. Maksudnya bukan warung kopi yang di pinggir jalan gitu kayak di Indonesia. Ya, semacem kafe kafe gitu lah ngopi ngopi cantique. Ditambah lagi, cerita tentang kafe itu kan bagus tuh, nah settingnya di kafe lagi kan semakin ngeh. Apalagi kalau ngopinya di pojokan, terus kebetulan hujan. Lihat diluar orang-orang pada jalan, ada yang lari, ada mobil, kemudian neguk kopinya lagi, di taruh lagi. heheheh

Mungkin itu aja tempat-tempat bagus yang gue sampaikan. Mungkin beberapa dari kalian nggak asing dengan setting diatas atau sering banget menemukan setting semacam itu. Tapi ya gimana sih walaupun mainstream, tapi kalau ditulis atau dibaca bia bagus gitu. He he he

Menurut kamu, setting mana yang paling greget? hehehehe

wp iidonghae

Iklan

One thought on “[Cuap Cuap] Tempat-Tempat Greget dalam Cerita Fiksi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s