[Review] EXO NEXT DOOR Semakin ke-FF-an (Episode 3-4)

Hello semuanya!

Semuanya!

Semuanya

Semuany

Semuan

Semua

Semu

Sem

Se

S

.

Oke, semuanya aja. Gue menulis review tentang exo next door lagi. Setelah kemarin gue sudah review episode satu dan dua disini, kali ini gue ketagihan. Ketagihan dramanya, ketagihan sehun, ketagihan nulis, ketagihan review, ketagihan boyband. Gue capeks.

Kenapa gue nggak ketagihan belajar atau ngerjain soal, gitu?

Ehe.

Setelah kemarin gue review EXNEDO episode satu dan dua, juga sedikit menulis ke-sok-tahu-an gue mengenai beberapa karakter tokoh tokohnya, page views blog gue lumayan naik. Dikit. Ya, lumayan. Jadi gue nulis lagi. Mumpung malam minggu dan gue juga ada waktu untuk nulis. Yaelah sok sibuk banget.

Sebenernya gue nggak download ini drama (lagi lagi), gue dengan suka rela disodaqoh-in temen gue tercintaaa. HD lagi. Baik banget dia emang. Follow lah twitternya di @itaakbyun. Ceritanya nyogok.

Oke, kali ini gue akan sedikit menceritakan alur ceritanya yang sedikit gue tangkep. Karena subtitle episode ini agak agak gimana gitu jadi gue akan menjelaskan senangkepnya gue aja deh.

Mulai

Yeon Hee merasa sangat ketakutan. Kesemua badannya terasa merinding. Kamarnya yang gelap menambah aura mencekam. Bayangan seseorang berada di balik jendela membuat Yeon Hee bangkit dari posisinya yang tadinya sedang meringkuk diatas kasur menjadi duduk. Ia mengamati jendela tadi, namun tak ada siapa siapa disitu. Tak disangka dan tak di duga, sesorang muncul di belakangnya. Yeon He masih tak bergeming. Ia benar benar ketakutan. Kemudian ia nekad memalingkan muka. Memberanikan diri melihat sosok yang sepertinya menyeramkan. Dan tak seperti yang kita diduga, makhluk yang menghantui Yeon Hee adalah makhluk maha imut dengan rambut coklat kekuningan berkata “had fun sneaking a look?”

(kok cy nggak menakutkan gitusih ak)

Tanpa diperintah, Yeon Hee langsung menjerit sangat kencang.

Ibu Yeon Hee dan adik Yeon Hee berdiri melihat Yeon Hee dengan tatapan bingung. Mimpi buruk membuatnya melakukan pergerakan tak wajar. Menggeliat aneh diatas tempat tidur.

Gue nggak yakin, reaksinya Yeon Hee itu karena mimpi dihantui Chanyeol sebelumnya atau dia ada mimpi lain. Karena menurut gue, yang namanya dihantui dan ceritanya serem yang menurut gue malah enggak, ya harusnya nggak nendang nendang gitu sih. Ini kayaknya agak gimana gitu ya. Lanjut.

“dont leave any leftovers” kata D.O ketika ia beserta Sehun, Chanyeol, dan Baekhyun sedang sarapan. Kemudian mereka membahas Yeon Hee.

“apa tu cewek bakal keliling kota buat kasih tau semua orang kalau kita disini?”

“apa kita bilang ke menejer aja ya?”

(Baek unyu banget mukanya gakuat)

Begitulah pertanyaan yang sempat berada di benak Baekhyun akhirnya terucap pada sarapan pagi itu. Namun ia segera menepis pikiran negatifnya. Baekhyun juga menyadari perubahan wajah Yeon Hee yang menjadi merah begitu cepat. Kemudian Sehun berfikir nyeleneh, “apa mungkin, dia liatin punya kita?” ambigu banget sih gue nulisnya ucap Sehun sambil menggerayangi dadanya sendiri. Seakan ia tak mau ada satupun barang miliknya yang boleh dinikmati orang lain. Sampah kenapa serba ambigu gini.

(reaksi Sehun waktu merasa dia diapa apain. jangan salah fokus ke baek, gue tauk dia unyu nged)

Cepat cepat Chanyeol membantah beberapa spekulasi para member tentang YeonHee.

(Chan waktu perhatiin temen temennya ngomongin Yeonhee)

D.O pun menyangka jika Chanyeol mengenal gadis itu, bisa dilihat dari cara bicaranya yang tegas namun terkesan santai. “No” balasnya singkat.

(dia kelihatan kaku banget waktu elap elap roti)

(di video, gue suka banget senyum d.o yang ini. asli. duh melted. tapi waktu gue screeshot malah gini)

Diceritakan, Yeon Hee sedang berada di tempat kerja ibunya, ia mengamuk karena tak mau menjadi pembantu (?) di rumah kakek Chanyeol yang sedang ditempati empat member EXO tersebut.

(Yeonhee ngamuk dengan sangat unyu dan gemesin)

Tanpa diundang apalagi diantar pulang, Gaeun sudah berada di kamar YeonHee dengan membawa peralatan rumah tangga serba EXO untuk bekal Yeon Hee bersih bersih.

(alat bersih bersih serba exo yang cuma ditempel stiker doang -_-)

Sehun Keluar rumah dengan sangat ganteng memakai kacamata hitamnya, ia berjalan dengan diselingi beberapa gerakan ‘dance’. Kemudian ia tak sengaja bertemu dengan adik Yeon Hee.

(tolong hamba, gue lelah)

Sehun bertanya, “may I ask a question?”. Kemudian adik YeonHee dengan nada tinggi menjawab “Apa?” yang otomatis membuat Sehun kebingungan. Mungkin dalam hati Sehun ‘ini anak berani banget bentak bentak orang ganteng kayak gue. Gaktau ya orang ganteng kayak gue itu harus dilindungi!’

(pertemuan Sehun dan adik Yeonhee sungguh drama)

Kemudian adik YeonHee ikut ikutan membatin ‘gue gak percaya ada orang yang minta bantuan gue’ ucapnya dalam hati dengan mata berkaca kaca.

(mlongo aja masih ganteng, loh!)

“warung kopi dimana, ya?” tanya Sehun tanpa ba bi bu lagi. “gue lagi cari drip coffee gitu”. Kemudian dengan polos atau entah oon, adik Yeonhee bingung. Drip coffee apaan sih, sampai Sehun yang sangat ganteng itu berekspresi seperti ini…

(ini ekspresi gemes, geregetan, ngamuk, kesel, jengkel, atau aegyo sih?)

(gue yakin yang ini lagi aegyo)

Sehun frustasi banget karena adik Yeon Hee masih aja jutek sama dia (bahasa gue kok jadi gini). Namun, adik Yeonhee memiliki ide *cling*

Ia membawa Sehun yang sangat ganteng itu kedalam sebuah tenda.

Adik Yeonhee membuatkan Sehun kopi dengan alat tradisional. Sehun melongo melihat lihainya tangan adik Yeonhee dalam membuat kopi. Sampai akhirnya kopinya jadi.

(gitu banget liatin orang bikin kopi, gimana kamu lihat aku #MUNTAH)

Sebelum ke adegan selanjutnya, gue punya hayalan sendiri waktu muka sehun habis minum kopi.

Gue nggak ngerti bagaimana senyum ala bayangan gue di ff itu ada di muka Sehun. Gimana sejarahnya gue lemah banget waktu lihat ini. Sampai gue bikinin .gif-nya.

Kalau senyum malu maluin kayak gini biasanya di adegan adegan…

“sunbae, aku menyukaimu”

sehun why

“bukankah kemarin kau bilang aku lebih hangat dari kopi manapun?”

sehun why

“ya, aku juga”

sehun why

senyum lega ala ala gitu. macem abis nembak terus digantungin sebulan baru diterima. itu senyumnya gituuuu

Yaaaaa. Gue mulai gejeeee.

Oke next. Kayaknya gue terlalu panjang review nya hah capek.

Setelah tersenyum dengan sangat ganteng.gif, dia kembali gakjelas lagi. Sehun memeluk adik Yeonhee, sedang yang dipeluk membalasnya dengan sangat erat. Inilah awal persahabatan mereka. Persahabatan ya. INGAT! PERSAHABATAN.

(lagi lagi gue menyelipkan foto ini)

Yeon Hee muai bersih bersih rumah member EXO untuk sementara waktu itu, ia membersihkan dengan sangat giat. Sesekali memunguti benda benda milik para member, kemudian digunakannya untuk selca.

Sejak awal, ibu Yeonhee sudah mengingatkan YeonHee untuk tidak masuk kamar pojok kanan lantai dua, karena tak lain dan tak bukan, itu adalah kamar Chanyeol.

Saat itu, ia menyadari bahwa yang ia kira pembunuh di tengah malam (pada episode pertama) adalah member EXO.

Yeonhee nekat memasuki kamar di lantai dua pojok kanan, kamar Chanyeol terlihat rapi, dan ternyata disitu, ia mengetahui bahwa maltida bukanlah orang yang mereka bunuh atau semacamnya, melainkan sebuah gitar. Hanya sebuah gitar.

Kemudian sebuah kecoa datang, membuat YeonHee terpaksa mengejarnya hingga barang barang dalam kamar Chanyeol harus rela berantakan. Lalu sesuatu yang tak pernah diharapkan Yeonhee datang, Chanyeol masuk ke kamarnya dan cepat cepat berteriak mengusir Yeonhee.

(chan ngamuk karena Yeonhee ke kamarnya)

(D.O mendengar teriakan Chanyeol. SAMPAH GANTENG GUE CAPEK)

Yeonhee cepat cepat turun. D.O yang melihat Yeonhee, segera menyusulnya. Yeonhee berjongkok diluar rumah member EXO, ia merasa takut karena teriakan Chanyeol saat mengusirnya.

(Yeonhee mulai lelah menghadapi banyak orang ganteng. LOH)

D.O datang tepat waktu, ia menyampirkan jaketnya ke punggung Yeonhee. dan slowmotion di adegan ini terlihat jelas sekaliiii.

(baiknya lagi, kalau yang di selimutin itu gueee)

Dari jaman firaun ini di ftv, di ff, novel novel, sinetron, sampai ftv punya ind*siar yag judulnya alay alay, adegan ini harus banget ada. Termainstream tapi romantis banget. Apalagi D.O yang makein jaket. D.O woy, bangunkan aku dari mimpi ini. Ini semua terlalu indah. Halah…

Sangat kebetulan sekali, apron yang dipakai Yeonhee bergambar wajah D.O.

“hey, it’s a picture of me. Not a very good one, though” kata D.O sambil cengengesan berharap bisa menghibur Yeonhee, namun mimiknya segera berubah karena Yeonhee tak memberikan reaksi apapun. gue sangat ingin menjawab “kamu gimana aja ganteng kok, yo” YO? YOYO?

(lagi lagi lagi dan lagi lagi lagi dia gantennnnggg)

Kemudan Yeonhee blushing. D.O yang melihat pipi Yeonhee yang memerah secara tiba-tiba, langsung secara refleks menyentuhkan tangannya ke pipi Yeonhee.

(nggak usah seandainya itu gue lagi deh nggak usah)

Karena ini adalah sebuah drama (?), maka ketika second male-nya berdua dengan main female, maka main male akan mengintip di balik tirai dengan diiringi nada sendu nan galau.

Ceritanya udah kelar di episode tiganya, kurang episode empat dan ini udah panjang banget cerita guehhh.

Oke, lanjut ke episode empatnya. Mungkin akan lebih singkat. Semoga.

Ternyata, Yeonhee yang tadi berada di kamar Chanyeol meninggalkan ponselnya disitu. Chanyeol memungutnya, berniat mengembalikannya kepada sang empunya, namun Yeonhee saat itu sedang bersama D.O.

Tapi gue masih tetap mikir kalau adegan ini itu kayak adegan ftv pada umumnya. Kalau masalah mengembalikan hp, gue yakin itu pengalihan isu (?)

Chanyeol ber-flashback-ria. Sekitar satu tahun yang lalu, kakeknya meninggal. Dan ia kembali flashback lebih mundur lagi. Tujuh belas tahun yang lalu. Ia diberi hadiah oleh sang kakek berupa kalung berbentuk (maaf gaktau itu namanya apa) semacam nada waktu di awal awal ituloh duh. Kakeknya berkata bahwa kelak Chenyeol akan menjadi bintang besar, yang mendunia. Dan kata kakeknya pula, kalung yang ia berikan adalah sebuah keberuntungannya, magic.

“kalau keberuntungan kakek dikasih ke aku? Kakek udah nggak punya lagi dong?” tanya Chanyeol kecil yang sungguh jauh lebih ganteng dari Chanyeol kecil di dunia nyata.

“kakek punya satu lagi, tapi kamu nggak perlu tahu tempatnya dimana”

Chan sama kakeknya so swit banget sih cedih kan uwe

Kemudian, diceritakan lagu EXO bochor kemana mana. Tenang, gue nggak akan menyarankan mereka untuk pakai no drop atau charm body fit anti kerut anti bocor. Saat itu, Chan dan Suho latihan dance overdose, mereka berlatih dengan Suho saja yang semangat. Kemudian saat Chan hendak pergi, ia tak sengaja menjatuhkan botol minuman ke lantai, yang membuat Suho terpeleset dan Chan berkata “that was it. our plan went to hell”

Gue agak nggak nangkep maksudnya, tapi kayaknya sih, kayaknya, karena kesalahan Chan, Suho jadi cedera, EXO nggak segera comeback, rencana mereka gagal semua dan daripada mikir lagu yang bocor sana bocor sini, mending di liburin aja anak EXO selama tiga bulan. Tapi nggak ngerti juga sih, ini ngarang aja. Hahahaha

“I came here, to find the precious thing that i had lost”

Lagi lagi Chanyeol mengatakan hal itu. Seakan ingin mempertegas bahwa kedatangannya ke rumah kakeknya bukan semata mata hanya berlibur dan bersenang senang.

Waktu Chan bilang gitu, adegan yang ditampilkan itu kakeknya yang ngasih kalung ke tangan Chan kecil. Jangan ingetin gue kalau sebelumnya kalung itu udah di kalungin di leher Chan. Gue curiga apa sesuatu yang dicari Chan itu kalung kakeknya? Karena dia juga kayak marah gitu sama Yeonhee karena dia udah jadi pengacau. Gue masih nggak ngerti. Huhuuuuu

Handphone milik Yeonhee kini berada di tangan chanyeol, sesekali ia tersenyum manis banget yatuhan kuatkan gue saat meliahat foto foto yeonhee di hp Yeonhee tersebut.

(jangan ada yang leleh ya)

Gaeun mengirim line untuk Yeonhee, Chanyeol membalasnya dengan cuek. Malam hari itu juga, Gaeun datang ke rumah Yeonhee dan memberi tahu Yeonhee tentang line-nya. Tapi sebelumnya, Yeonhee sudah ingat dimana ia meninggalkan Hpnya.

Lalu Yeonhee diam diam menyusup ke kamar Chanyeol.

Namun, baru saja ia menemukan hpnya, Chanyeol keluar dari kamar mandi memakai handuk.

(tolong lihatnya biasa aja ya, takut ada yang kena serangan jantung mendadak)

Yeonhee nekat akan kabur, namun Chanyeol menarik tangannya. “Don’t you know who I am?” kata Chanyeol sesaat setelah menarik tangan Yeonhee.

Belum sempat Yeonhee menjawab, cerita ini sudah bersambung.

***

Yuhuuuu lega akhirnya kelar. Gue nggak ngerti bagaimana ceritanya gue nulis sebanyak ini. Hufty. Gue sudah menulis beberapa poin yang menurut gue penting untuk ditulis. Menurut gue doang.

  1. Gue masih belum bisa nebak secara pasti tujuan Chanyeol, tapi gue masih berkeyakinan besar kayaknya dia nyari Yeonhee.
  2. Dari endingnya, gue semakin yakin Chanyeol dan Yeonhee pernah saling kenal. Dan sekali lagi, biasanya sih kalau nggak teman masa kecil menjadi cinta masa besar (?) ya cinta masa kecil.
  3. Kayaknya Sehun dan adik Yeonhee akan menjalin persahabatan erat yang paling alay sejagat. Adik Yeonhee bakal terharu karena temenan sama Sehun. Sehun adalah teman pertamanya.
  4. Gue nggak ngerti kenapa nggak Baek aja yang jadi adik Yeonhee karena dia terlampau unyu.
  5. Sehun nggak akan bisa cool seperti apa yang gue inginkan dalam drama ini.
  6. Gue kesel kalau D.O lagi senyum kenapasih. Gue menambahkan tipe buat dia (?). suka tersenyum kecil sama hal hal kecil gitu. Beda sama Chanyeol yang bener bener kayak nggak mau senyum.
  7. Gue nggak ngerti maksud dari adegan Suho jatuh terus kalimat “that was it. our plan went to hell”. Kalau nebak, ya sama kayak yang tadi.
  8. Kalau ada yang bisa meluruskan apa yang gue nggak paham tolong komen lah.
  9. Gue nggak ngerti kenapa gue membuat poin poin serba nggak pentig ini.
  10. Sekian poinnya.

Untuk kali ini, cukup. Udah terlalu banyak. Kalau ada waktu, gue review next episode, kalau nggak, ya….. ya….. tergantung besok lah.

wp iidonghae

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s