[FF] On Sunday

On Sunday
Cast: Jeon jungkook, Girl (OC)
Genre: fluff romance? Friendship?.
Rating: PG-12
Length: One shot-Drabble
Author: iidonghae (@Mujtahidatul_A)
Disclaimer: jungkook milik tuhan yang maha esa. Setting punya saya. Maaf kalo salah eyd atau typo.
===

On Sunday - FF Jungkook

Yeaaah… udah berapa minggu ini nggak nulis FF. Akhirnya lagi pengen mumpung lagi libur, kakak kelas lagi UN! Semoga lulus semua se Indonesia. Amin. He he he
Oke, cekidot langsung ke ceritanya.

===
Aku pernah menyukai sesorang saat pertama kali masuk SMA. Ia tinggi, tampan, dan menjadi salah satu panitia orientasi sekolah. Setiap hari aku melihatnya, mengekor hingga mengetahui rumahnya, juga rela berangkat pagi buta hanya sekedar untuk melihatnya mengendarai sepeda masuk kedalam gerbang sekolah. Percaya atau tidak, saat itu merupakan kali pertama aku merasa senang sekali hanya dengan melihat wajahnya. Melihatnya berjalan menyusuri koridor sekolah beberapa detik saja membuatku tak bisa tidur nyenyak selama tiga hari.
Oh, aku melupakan satu hal yang penting. Saat masuk SMA, aku sudah memiliki satu teman. namanya Jung Hyemi. ia merupakan teman terbaikku. Kami masuk SMP bersama, SMA pun demikian. Ia tinggi, cantik, dan modis. Jangan bandingkan denganku yang hanya akan mengikat rambut menjadi satu kebelakang, dengan poni tak rata yang pinggirannya menggantung lebih panjang. Tiap hari, jepit rambutnya selalu berubah. Gelangnya juga. Model rambutnya, kaus kakinya, dan banyak lagi.
Baru sekali menginjakkan kaki di SMA, ia sudah menjadi sorotan banyak anak. Beberapa kakak kelas pria mendekatinya, kadang aku hanya dianggap sebagai tukang foto jika ada beberapa fansnya.
Singkatnya, aku mengetahui bahwa sunbae yang ku ketahui bernama Kim Taehyung itu telah memiliki seorang pacar. Dan dia adalah temanku sendiri, yup, yang sebelum ini sempat ku ceritakan. Jung Hyemi. Kisah ini terdengar sangat klasik dan mainstream memang, tapi dengarkan aku dulu hingga selesai.

“Yak, Jeon Jungkook, kau mendengarkanku?” Gadis yang sedari tadi berceloteh itu menjitak teman yang setengah tertidur di samping mejanya.
“Yah, katamu ada yang harus kau katakan? Cepat katakan!”
“ya, itu tadi ceritaku, belum selesai. Hei jangan tidur!!!” gadis itu menggoyang goyangkan badan Jungkook.
“yak, ceritamu sama seperti guru Jang. Sama sama seperti dongeng sebelum tidur!”
“Yakkk… dengarkan aku hingga selesai oke?”
“baiklah, baiklah”

Saat itu kau pasti tahu bagaimana rasanya cinta bertepuk sebelah tangan, kan? Dan temanmu yang… Ah. Sudahlah, tapi aku harus menerima, dan memang tak ada yang harus aku marahi selain diriku sendiri. Saat itu yang aku fikirkan bukanlah dua orang sahabat yang menyukai orang yang sama, dan aku berada di pihak yang kalah, bukan. Aku sungguh menyesal mengapa tak ku katakan pada taehyung sunbae bahwa aku menyukainya? Hanya itu penyesalanku. Walaupun jika dahulu aku mengatakannya, mungkin tidak akan merubah kenyataan bahwa Taehyung sunbae tidak menyukaiku. Setidaknya aku lega jika mengatakannya. Tapi nyatanya, aku tak berani.
Satu tahun sudah aku berada di SMA, aku naik ke kelas dua dan ini bukanlah kabar yang menyenangkan ataupun menyedihkan, aku tak berada di kelas yang sama dengan Hyemi. Walaupun berangkat ke sekolah dan pulang bersama, tapi tetap ada sesuatu yang berbeda. Kemudian aku menemukan teman baru. Seorang pria pandai namun cuek, tidak peduli namun selalu khawatir. Dia adalah Jeon Jungkook.

“apa hanya sampai disitu?” Jungkook masih memejamkan mata, namun mulutnya bergumam tidak jelas seperti sedang mengigau. Sedangkan gadis di sampingnya harap-harap cemas semoga Jungkook mendengar ceritanya yang begitu panjang.
“menurutmu, Jung Hyemi itu bagimana?” sontak kalimat terakhir sang gadis, membuat Jeon Jungkook langsung terbangun dari tidurnya dengan menampilkan wajah heran.
“YA!, cerita panjangmu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan pertanyan barusan. Cepat katakan intinya, sekarang sudah hampir jam empat! Lagian, bukankah dulu kau sudah pernah menanyakannya?” setelah menjawab pertanyaan sahabatnya, Jungkook kembali tidur. Kali ini posisinya lebih nyaman, ia meletakkan kepalanya di atas bengku dengan masih menghadap gadis di sampingnya.
“apa pendapatmu tidak berubah?”
“emmm” ia sedikit mengangguk.
“Jung Hyemi, cantik, dan tidak mungkin ada pria di sekolah ini yang akan menolaknya?”
“emmm”
“apa kau bagian dari pria itu?”
“HAH?” Jungkook membuka matanya cepat. Tanpa merubah posisinya.
“ehmmm… baiklah, aku akan mengatakan intinya. Sejujurnya, aku… aku….”
Kali ini Jungkook menegakkan badannya. Duduk dengan posisi sempurna.
“Aku… Aku… Meny”
“STOP STOP!” belum selesai gadis itu bicara, Jungkook menghentikannya dengan sadis. Matanya membelalak. Keringatnya bercucuran di plipis.
“yak, sepetinya aku tahu apa yang akan kau katakan!”
Dan pada saat itu juga muka gadis itu memerah. Jantungnya berkali kali lipat memompa darah. Seperti sedang naik roller coaster, detak jantungnya berpacu sangat sangat kencang.
“YAK, KALAU KAU AKAN MENGATAKAN KAU MENYUKAIKU, HARUSNYA TUNGGU SEBENTAR. AKU AKAN MENGATAKAN HAL ITU HARI MINGGU NANTI. BAHKAN LIHAT INI! LIHAT! AKU SUDAH MEMBELI DUA TIKET BIOSKOP DAN BEBERAPA KEMBANG API. LALU KAU AKAN MENGATAKANNYA HARI INI DI DALAM KELAS! KAU MAU MENGHANCURKAN RENCANAKU HAH?”
“huh?” gadis itu melongo melihat Jungkook yang memarahinya. “benarkah?”
“memangnya apa yang baru saja aku katakan?”
Jungkook gila. Dia amnesia atau apa?
“kau bilang minggu nanti kau akan mengatakan bahwa kau menyukaiku, bahkan kau sudah menyiapkan tiket bioskop dan kembang api”
“…”Jungkook terdiam menahan malu. Semua tahu bahwa Jungkook mudah saja menaklukkan soal soal Kimia, Fisika, maupun Matematika. Namun tidak untuk emosinya.
“hehe. Jujur, saat kemarin kau pulang bersama Hyemi, aku merasa sedikit khawatir”
“emmm. Eh, emmm. Sudah jam setengah lima. Aish, gara gara dongengmu aku tidak bisa melihat spongebob di rumah, kan. Ayo pulang!”

Dan sekarang, dia menggandeng tanganku. Memintaku untuk pulang bersamanya, dan memintaku untuk beristirahat dengan baik supaya bisa pergi bersama dua hari lagi. Di hari minggu. Katanya, jangan khawatir, karena dia bukan termasuk pria yang akan menyukai sahabatku.
Sampai jumpa di hari minggu, Jeon Jungkook. ❤

#END#

Oh, maafkan daku jika ceritanya aneh banget. Makasih yang mungkin sudah baca. byeeee

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s