[FF] Second Chance

Second Chance

Cast: Jeon jungkook, Girl (OC)

Genre: romance ?

Rating: PG-12

Length: One shot-Drabble

Author: iidonghae (@Mujtahidatul_A)

Disclaimer: jungkook milik tuhan yang maha esa. Setting punya author yeah /?. Maaf kalo salah eyd atau typo.

===

Ff ini sungguh gajelas. Iseng bikin gara gara keinget biasanya kan kalo di twitt2 gitukan suka ada yang bilang kalo diajak balikan dan mau, sama aja ngulang kesalahan apa gimana gitu lah pokoknya intinya gitu. Lah kan nggak semua gitu kan ya. Siapa tau hati orang udah taubatan nasuha /?

Ya gitulah pokoknya. Cekiduuuut

===

kumohon, beri aku kesempatan. Bukan untuk mengulangi kesalahan. Namun untuk memperbaikinya

Banyak diantara semua orang tak paham dan tak peduli terhadap isi hati sesungguhnya. Terkadang ketika sekali sesorang berbuat salah, entah sampai masuk liang lahat pun kita tak bisa di maafkan. Ya, aku tahu tak semua begitu. Namun begitulah yang aku rasakan saat ini. dengan kekuatan penuh aku mencoba meminta maaf. Lebih lagi tak hanya meminta maaf. Ah, ini terlampau sulit.

Manik mataku mengekor ke tiap sudut. Menelusup tiap orang di sini. Terkadang juga ikut memainkan firasat. baru beberapa detik yang lalu lesug pipi khasnya jelas terlihat. Masih setengah tarikan nafas panjang, BINGO!. Menerawang jendela rumah, mataku tepat membidik punggung seorang gadis yang sedang duduk di taman. Tidak salah lagi, itu dia.

Beberapa kali aku menghentakkan kaki, sembari melafalkan beberapa mantra tak jelas, jarak diantara kita semakin berkurang. Hingga akhirnya bersisa tak lebih dari seratus centi.

“lama tak bertemu” begitu seluncur kalimat pertamaku. Jujur saja itu tak terkontrol.

Dia menoleh. Dan benar, benar ini dia. Tak salah lagi. Kudaratkan pantatku sempurna ke kursi. Aku mencengkeram ujung tuxedoku. Persetan dengan riuh di dalam rumah. Orang orang pasti sedang bersalaman dengan pengantin baru.

“emmm… kau diundang juga?”

“emmm… kau terlihat cantik menggunakan rok”

“bukankah dulu kau tidak menyukai rok?”

“ah siang siang begini panas ya cuacanya!”

Dan seterusnya aku mencoba membuka suatu pembicaraan. Jangan anggap aku cerewet karena hanya aku yang berkata saat ini. Selang sepuluh menit tak ada respon, aku berucap, delapan menit lagi tak ada respon. Ah, apa aku ini dianggapnya sebuah tembok?.

Bebrapa menit berlalu.

“Sangjin, aku ingin kita seperti dulu” sungguh rentetan kata itu tak sengaja terucap. Ya, tak sengaja terucap pada saat itu. Tapi sangat jauh sebelumnya sudah di persiapkan. Dan HAP! Dia menoleh. Rasanya aku berhasil membalik asumsinya bahwa aku adalah tembok. Tapi tak ada satu kata balasan. Hening seperti sedia kala.

Aku mengangguk sekali saja, mencoba meyakinkan dengan raut yang sungguh tak ada gunanya untuk memainkan peran drama sebagai sosok pria yang memelas cinta. Ini nyata!.

“kumohon! Aku minta maaf!” pintaku sekali lagi dan mungkin akan menjadi berkali kali nantinya.

Dia membuang muka. Kembali pada posisi semula.

“Tsk, tidak mungkin, Kook!”

“kumohon, beri aku kesempatan. Bukan untuk mengulangi kesalahan. Namun untuk memperbaikinya”

#END#

Demi apa nggak jelas -_- tapi lumayan lah daripada blog kosong 🙂 bye :*

Iklan

One thought on “[FF] Second Chance

  1. Lanjuttttaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn..
    Aish ini sangat gantung /gantung diri dipohon tomat/
    6triliun /? Jempol utk sang author 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s